Penyelenggaraan workshop kopi specialty khas daerah yang diselenggarakan di sekolah berhasil menarik minat puluhan siswa yang berminat mempelajari dunia barista dan agribisnis perkebunan. Kegiatan edukasi ini mengenalkan seluruh tahapan pengolahan biji kopi lokal berkualitas tinggi, mulai dari proses pemetikan buah kopi merah di perkebunan, pemisahan kulit, pengeringan, hingga teknik sangrai biji kopi secara profesional. Para peserta diajarkan cara membedakan profil aroma dan cita rasa biji kopi arabika dan robusta asli daerah mereka dengan panduan barista ahli.
Para siswa diajarkan teknik meracik dan menyeduh minuman kopi menggunakan berbagai peralatan seduh manual seperti V60, french press, dan aeropress secara tepat. Mereka belajar mengontrol suhu air, ukuran gilingan biji kopi, serta waktu penyeduhan yang presisi untuk menghasilkan ekstraksi rasa kopi yang sempurna tanpa rasa pahit berlebih. Para peserta tampak sangat antusias mencoba berbagai metode seduh dan melakukan uji cita rasa produk olahan kopi racikan mereka sendiri di dalam kelas.
Pelatihan mengenai kopi specialty ini tidak hanya mengajarkan keterampilan praktis menyeduh kopi semata, melainkan juga membakar jiwa kewirausahaan dan rasa bangga siswa terhadap produk unggulan pertanian daerah. Para murid menyadari bahwa komoditas biji kopi lokal memiliki nilai ekonomi dan kualitas tinggi yang mampu bersaing di pasar kafe modern jika diolah dengan teknik yang benar. Pengalaman ini membuka wawasan siswa akan peluang usaha kuliner dan agribisnis kopi yang sangat menjanjikan di masa depan.
Pihak sekolah memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan bakat kuliner ini dengan menyediakan peralatan seduh kopi lengkap di ruang laboratorium tata boga sekolah. Sekolah juga berencana mengikutsertakan para siswa berbakat dalam ajang kompetisi menyeduh kopi antar pelajar di tingkat daerah guna menguji keterampilan mereka. Langkah ini diambil sebagai bentuk apresiasi dan dorongan agar para siswa terus mengasah minat dan bakatnya di bidang keahlian tata boga dan kewirausahaan.
Melalui keberlanjutan pelatihan kopi specialty ini, sekolah berhasil membuktikan bahwa pendidikan keterampilan praktis di sekolah dapat diselaraskan dengan potensi ekonomi daerah yang nyata. Pembekalan keahlian barista dan pengetahuan bisnis kopi akan menjadi modal wirausaha yang sangat berharga bagi para murid setelah lulus sekolah kelak. Sekolah akan terus menghadirkan program-program pelatihan vokasi kreatif serupa demi mencetak lulusan yang mandiri, terampil, dan berdaya saing tinggi.
