Dunia astronomi seringkali dipandang sebagai bidang yang sulit dijangkau dan penuh dengan teori fisika yang rumit. Namun, pandangan ini perlahan terkikis di kalangan pelajar di Jawa Timur bagian timur. Kegiatan Melihat Bintang kini telah menjadi aktivitas rutin yang paling dinantikan bagi para siswa di sana. Dengan memanfaatkan fasilitas gedung sekolah yang memadai, mereka memiliki akses untuk mengeksplorasi keindahan alam semesta tanpa harus pergi ke observatorium pusat. Langit malam Jember yang relatif masih bersih dari polusi cahaya yang parah menjadi laboratorium alam yang sempurna bagi mereka yang haus akan pengetahuan luar angkasa.
Kegiatan pengamatan ini dilakukan secara terorganisir di mana area tertinggi sekolah disulap menjadi tempat pengamatan yang representatif. Area Atap SMAN 1 Jember kini tidak lagi sekadar bagian bangunan yang sunyi, melainkan pusat kegiatan sains yang dinamis saat malam hari. Para siswa membawa teleskop-teleskop berkualitas untuk mengamati kawah bulan, cincin Saturnus, hingga fenomena hujan meteor yang sesekali melintasi atmosfer bumi. Pengalaman melihat benda-benda langit secara langsung memberikan sensasi kekaguman yang luar biasa terhadap keagungan alam semesta, yang tidak bisa didapatkan hanya dengan melihat gambar di internet.
Dibalik kemeriahan pengamatan tersebut, terdapat struktur organisasi yang solid melalui Ekskul Astronomi yang dikelola oleh siswa dengan bimbingan guru fisika. Ekstrakurikuler ini bukan hanya soal mengintip lewat lensa, tetapi juga mempelajari perhitungan orbit, navigasi langit, hingga astrofotografi. Para anggotanya dilatih untuk memiliki tingkat ketelitian yang sangat tinggi karena mencari sebuah koordinat bintang di langit yang luas membutuhkan kesabaran ekstra. Kegiatan ini sangat Keren karena menggabungkan antara hobi yang romantis dengan disiplin ilmu pengetahuan yang sangat presisi.
Dampak positif dari kegiatan ini terasa pada prestasi akademik siswa di bidang sains. Banyak anggota ekskul ini yang kemudian bersemangat mengikuti kompetisi olimpiade astronomi dan kebumian di tingkat nasional. Sekolah memberikan dukungan penuh berupa penambahan alat-alat optik serta ruang diskusi khusus untuk membedah fenomena-fenomena langit terbaru. Keberadaan wadah ini membuat SMAN 1 Jember dikenal sebagai sekolah yang sangat peduli pada pengembangan sains terapan. Siswa tidak hanya menjadi penghafal rumus, tetapi menjadi penjelajah yang kritis terhadap apa yang terjadi di luar planet bumi.
